Rumah Tahanan Bangkalan

Gevangenis atau Lojih atau Jineman (istilah bahasa maduranya) merupakan bangunan tempat para pasukan kerajaan atau bangsawan Bangkalan ditangkap dan ditahan oleh pemerintah kompeni Belanda karena dinilai berseberangan dengan Belanda. Bangunan Lojih/Jineman ini di bangun pada kurang lebih tahun 1880 di masa pemerintahan R. Ismael (Panembahan Cakraadiningrat VIII).


Setelah kemerdekaan, bangunan Lojih/Jineman ini berganti nama dengan sebutan Rumah Tahanan (Rutan) yang merupakan Rumah Tahanan dimana mempunyai klasifikasi Type Kelas II B, dan bangunan tersebut Luas Lahannya 6.840 m2 dan Luas Bangunannya 5.984 m2.

Rumah Tahanan ini sampai sekarang masih berfungsi dengan baik meskipun usianya sudah tua dan sudah mengalami beberapa kali renovasi diantaranya pada tahun 1983-1984, 1996-1997, 2004-2005.


Hingga saat ini Rumah Tahanan di Bangkalan ini mampu menampung narapidana sebanyak 116 orang..









Photo Koleksi : KITLV, Bangkalan Memory


0 Comments
Comments Tweets
Comments Facebook

0 komentar: