Arti Lambang Daerah di Pulau Madura

Lambang Daerah merupakan sebuah logo/Lambang yang menandakan tentang sebuah identitas berdirinya sebuah Daerah/Tempat. Sebuah logo/Lambang yang begitu unik dan memiliki ciri khas  ini memiliki nilai-nilai essensial tersendiri di dalamnya. Lambang ini juga memiliki beberapa fungsi sebagai simbol identitas suatu daerah dan juga sebagai simbol estetika atau keindahan.

Adapun Lambang Daerah Yang ada di 4 Kabupaten di Pulau Madura adalah sebagai berikut :


KABUPATEN BANGKALAN



Lambang daerah kabupaten bangkalan ditetapkan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 1971. Lambang Daerah melukiskan suatu keadaan Daerah Kabupaten Bangkalan sebagai salah satu daerah di Pulau Madura yang mempunyai ciri-ciri khas tersendiri adalah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Adapun arti dari bagian-bagian lambang terdiri dari :

PERISAI
Bentuk bunga teratai bersudut lima sebagai lambang kesetiaan penuh kepada Pancasila dan sifat kesatriaan, keagungan. Persaudaraan dan religious dari masyarakat Kabupaten Bangkalan.

BINTANG KUNING EMAS
Sebagai lambang segala langkah perjuangan masyarakat selalu dipedomani kepercayaan yang mendalam kebesaran Tuhan Yang Maha Esa.

SENJATA PENGGALAN DAN SENJATA CAKRA
Sebagai lambang jiwa kepahlawanan dalam menentang penjajah dahulu selalu diwarisi oleh generasi-generasi selanjutnya dalam mempertahankan tegaknya Negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45

LAUTAN
Sebagai tanda bahwa kabupaten Bangkalan sebagai bagian dari Pulau Madura yang dibatasi oleh lautan dan dari tiga arah, sebagai lambang dari kearifan dan kebijaksanaan yang dalam, serta kelapangan dada dalam menyelesaikan tugas dan kewajiban

PANAH, ANAK PANAH DAN BUSURNYA
Sebagai lambang kemauan yang keras dalam perjuangan menuju masyarakat adil dan makmur sesuai dengan tujuan Proklamasi 17 Agustus 1945

API KONANG
Sebagai lambang semangat yang tidak kunjung padam dari rakyat Kabupaten Bangkalan, dikenal sebagai daerah yang aktif membentuk suksesnya pembinaan persaudaraan dengan bangsa-bangsa lain di dunia dengan melalui forum olah raga (GANEFO)

UNTAIAN BUNGA KAPAS
Untaian bunga kapas sebanyak 17 (Tujuh Belas) butir melambangkan kemakmuran di bidang sandang dan untaian padi, sebanyak 45 (Empat Puluh Lima) butir melambangkan kemakmuran dibidang pangan.

SESANTI CIPTA INDRA CAKTI DHARMA
Yang berarti bahwa segala karya dari manusia hanya dapat terwujud dengan baik apabila mendapat ridho dari Tuhan yang Maha Esa.



KABUPATEN SAMPANG




BINTANG
Pancasila khususnya Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

TOMBAK
Jiwa perjuangan untuk mengusir penjajah

PADI DAN KAPAS
Kesungguhan dalam mewujudkan kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran

PERAHU
Kebaharian yang bertanggung jawab atas Keamanan demi Ketahanan Nasional

MENARA DAN MASJID
Kekuatan dalam melaksanakan ajaran agama

SAWAH
Petani yang ulet demi keselamatan generasi selanjutnya

TRUNOJOYO
Jiwa kepahlawan yang mengutamakan kepentingan umum



KABUPATEN PAMEKASAN



Lambang Kabupaten Pamekasan diciptakan pada tahun Saka 1896 (1964 M)


PERISAI BERBENTUK TERATAI BERSUDUT LIMA BERATURAN BERWARNA HIJAU
Melambangkan kesucian, keadilan dan harapan masa gemilang, kemakmuran dan kesejahteraan bangsa.

BINTANG BERWARNA KUNING EMAS
Melambangkan pedoman hidup yang berketuhanan Yang Maha Esa.

KERIS BERWARNA HITAM
Melambangkan kesiapsiagaan dan keselamatan.

LAUT BERWARNA BIRU
Melambangkan kejayaan dan kelapangan dada.

DAUN/BUNGA KAPAS BERWARNA HIJAU MUDA/PUTIH DAN SETANGKAI PADI BERWARNA KUNING
Melambangkan keadilan sosial dan kemakmuran.

MADU GANDA MANGESTI TUNGGAL
Artinya Madura yang harum ikut serta mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

MEKKAS JATNA PAKSA JENNENG DIBI’
Artinya dengan kemampuan sendiri dan didukung oleh masyarakat Kabupaten Pamekasan menjalankan pemerintahan.



KABUPATEN SUMENEP



SK DPRD-GR Tanggal 25 Mei 1965
NO: 3 / II / 20 DPRD - DR / 65 / 282


PERISAI
Perisai melambangakan senantiasa kesiapsediaan dan keberanian masyarakat dan daerah tingkat II Sumenep untuk mempertahankan diri dari setiap gangguan kedzoliman serta mempertahankan keunggulan dan kemakmuran daerah.
Makna dan Kemakmuran daerah

5 (LIMA) SUDUT PERISAI 
Melambangkan dasar yang akan ditaati dan akan dipertahankan oleh masyarakat daerah tingkat II Sumenep, ialah falsafah dasar Negara Kita Pancasila. Karena itu maka sudut 5 (lima) yang melingkari dan merupakan bentuk dari perisai tersebut.

KUDA BERSAYAP YANG BERWARNA KUNING EMAS
Melambangkan kepahlawanan terkenal di Kabupaten Sumenep yang ada hubungannya dengan cerita kuno yaitu kuda Sakti dari Pahlawan Putra Sumenep DJOKO TOLE (Aria Panole) dengan lukisan kuda itu melambangkan jiwa keberanian dan patriotisme mesyarakat daerah Tingkat II Sumenep, dan sayap dari kuda itu melambangkan jiwa penuh dinamika. Sedang warna kuning melambangkan dasar mengagungkan Tuhan Yang Maha Esa yang menyoroti setiap gerak dan usaha Kabupaten Sumenep. Selaras pula dengan dasar pertama dari Pancasila.

SUMEKAR
PITA yang berisikan tulisan SUMEKAR (Nama Sumenep diwaktu jaman nenek moyang kita), mempunyai makna senantiasa berkembang (mekar) yang sesuai sekali dengan perkembangan revolusi nasional kita yang terus berkembang "in the rising deman" mencapai terwujudnya cita-cita Pancasila amanat penderitaan rakyat yang terkenal dengan SOSIALISME INDONESIA.

SIKAP DAN BENTUK KUDA
Ditetapkan dalam keadaan beraksi menentang, kepalanya sedikit tunduk menoleh ke kiri (gigih, bahasa Madura "nyoronteng"). Sayap kuda berdiri tegak sesuai dengan keadaan kuda yang siap sedia mengemban amanat Penderitaan Rakyat Daerah Tingkat II Sumenep. Bulu ekor kuda keriting 8, mengingatkan kita pada tahun 1945 dan keritingan dari bulu-bulu itu kita harus bersatu.

PITA
Pita dalam perisai ditetapkan berwarna dasar putih dan tulisan dengan warna dasar berwarna merah, melambangkan SANG MERAH PUTIH bendera kita Negara Republik Indonesia.

DASAR HIJAU
Warna hijau ialah berarti yang akan datang (harapan) terhadap cita-cita yang diperjuangkan.

WARNA HITAM
Sebagai batas tertentu yang melingkari perisai dengan arti dari lingkaran termaksud menyatukan cita-cita.


Photo Koleksi : Bangkalan Memory



0 Comments
Comments Tweets
Comments Facebook

0 komentar: