Arti Lambang Kesultanan Bangkalan dan Prasasti Tjakra

Lambang Kesultanan Bangkalan merupakan sebuah logo yang menandakan tentang sebuah identitas berdirinya sebuah kerajaan atau keraton Bangkalan. Sebuah logo yang begitu unik dan memiliki ciri khas asli kebudayaan Indonesia ini memiliki nilai-nilai essensial tersendiri di dalamnya. Lambang ini juga memiliki beberapa fungsi sebagai simbol identitas Kesultanan Bangkalan dan juga sebagai simbol estetika atau keindahan.

ARTI LAMBANG KESULTANAN BANGKALAN



Adapun arti dan makna dari Lambang Kesultanan Bangkalan adalah  sebagai berikut :

MAHKOTA
Sebagai simbol raja dan sebagai simbol kebudayaan Jawa. Oleh karena itu, siapa saja yang memakai atau menerima gambar mahkota selayaknya berjiwa budaya Jawa. Dalam arti bahwa jiwa budaya Jawa memberi tuntunan, budaya sebagai “Uwoh Pangolahing Budi” secara lahir dan batin berdasarkan budi luhur dan keutamaan. “Pakarti Lahir” harus seiring dengan “Pakarti Batin”, hal yang demikian mencerminkan adanya sifat keharmonisan dalam budaya Jawa.

PERISAI
Melambangkan kepercayaan atas diri sendiri, ketahanan, keamanan, kemakmuran dan kesejahteraan.

WARNA DASAR MERAH PADA PERISAI
Mempunyai watak yang berani, kemauan keras dan pantang mundur

BUNGA TERATAI
Sebagai lambang kesetiaan dan sifat kesatria, keagungan. persaudaraan dan religious.

DAUN SUKUN
Sebagai lambang kehidupan

SENJATA CAKRA
Sebagai lambang jiwa kepahlawanan dan juga sebagai Perlambang 8 sifat Perilaku Manusia, dalam Bahasa Maduranya “Buwana Lako” atau “Lakonah Badan” dan “kennenga kennenge, lakonah lakone” (menempatkan orang yang tepat sesuai dengan bidangnya dan mengerjakan pekerjaannya dengan tepat waktu).

PITA MERAH
Sebagai tanda pengikat tali kekeluargaan/kerabat





ARTI LAMBANG PRASASTI TJAKRA



Lambang Prasasti Tjakra bersudut 8 yang berarti Wolu Bahasa Jawa (Wohing Laku), dalam Bahasa Madura “Buwana Lako” atau “Lakonah Badan” yang berarti perbuatan tingkah laku yang dilakukan Manusia, yang menurut uraian Almarhum Raden Ario Suryowinoto, manusia harus mempunyai 8 (delapan) watak antara lain :
  1. Perilaku Bumi :   Teduh dan melindungi yang tertindas;
  2. Perilaku Air :   Pendingin suasana;
  3. Perilaku Angin :   Sejuk atau menyejukkan;
  4. Perilaku Samudra :   Watak Sabar dan Menerima Keadaan;
  5. Perilaku Bulat :   Membuat orang lain tenteram;
  6. Perilaku Matahari :   Memberi warna kehidupan;
  7. Perilaku Api :   Tegas dan Menentukan yang benar dan yang salah;
  8. Perilaku Gunung :   Wibawa karena disegani, bukan ditakuti


Oleh : Indra Bagus Kusuma
Photo Koleksi : Bangkalan Memory


0 Comments
Comments Tweets
Comments Facebook

0 komentar: