Sejarah SMP Negeri 1 Kamal

SMP Negeri 1 Kamal yang terletak di Jl. Banyuajuh Nomor 5 Kamal adalah merupakan lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nasional dan berdiri pada tahun 1967. SMP Negeri 1 Kamal ini berdiri di atas tanah seluas 15.563 m2.

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri  1 Kamal – Bangkalan, Propinsi  Jawa  Timur merupakan salah satu  sekolah  negeri  favorit  di  kecamatan Kamal. Meskipun  sekolah  ini berada  di  luar  kecamatan  kota,  kira-kira  17 kilometer dari kota Kabupaten Bangkalan, namun prestasi sekolah tersebut mampu bersaing dengan sekolah kota. Sederetan prestasi di bidang akademis dan non-akademis diraih oleh siswa-siswi sekolah ini.


Secara  demografis,  orang tua  siswa merupakan bermata  pencaharian  sangat heterogen, mulai dari  pegawai  pemerintahan  (PNS),  pegawai  swasta  hingga pegawai  sektor informal, hal  ini  dikarenakan  kecamatan  Kamal,  adalah kecamatan  yang  paling  dekat dengan Surabaya,  sebagai  pusat perekonomian propinsi  Jawa Timur.

Kepedulian  orang  tua  siswa  terhadap  eksistensi  sekolah  cukup tinggi.  Pada  umumnya orang  tua  siswa  sangat  memahami  bahwa  dalam rangka pengembangan  sekolah  perlu kontribusi  dan  kerjasama  yang optimal dari komite sekolah, khususnya orang tua siswa.

Sebagai sekolah tertua di kecamatan Kamal, dan dianggap sekolah favorit  oleh  sebagian besar  masyarakat  Kamal,  membuat  sebagian  besar lulusan Sekolah Dasar di kecamatan Kamal berlomba-lomba untuk masuk ke  sekolah  ini.  Hal  ini  cukup  menguntungkan  bagi sekolah  ini  untuk memilih siswa masukan (input) yang berkualitas baik. Dan dengan modal ini, sekolah  tersebut  lebih  mudah  mempertahankan  kualitas  sekolah  dari masa  ke  masa. 

Dengan  didukung  oleh  guru  dan  kepala sekolah  yang profesional,  sekolah  yang  memiliki Visi  "Unggul  Dalam  Prestasi  serta Beriman dan Bertaqwa Bertekat Untuk Selalu yang Terdepan Dalam Kualitas".






Sumber : http://smpn1kamal.wordpress.com/

1 komentar:

  1. assalamualikum wr wb,dengan ini perkenankan saya memberikan sedikit pengalaman saya bukan suatu kritikan atau saran,tapi lebih dari sekedar pengalaman nyata dan benar tentang diri saya.Saya adalah alumni smp 1 generasi thn 93-95,1 yang nyata dari cara mendidik dan cara mengajar ibu bpk guru di masa saya,saya blm tau yg sekarang,yaitu pendidikan moral dan mental,intinya,apa yg kita tanam baik dan buruk saat di dalam wilayah pengajaran di smp 1 kamal adalah hukuman yang sesuai dgn apa yg kita kerjakan dan imbalan bagi yg berprestasi,jujur saya dulu adalah murid yg tidak pandai tapi jg tidak terlalu bodoh,Yang paling berkesan adalah,pembimbing dan pengajar di smp 1 kalam,pada masa saya sangat2 cerdas,yaitu mengetahui karakter satu persatu watak perilaku murid2 didiknya,untuk siswa murid yg berkarakter seperti saya,mereka tidak segan2 menampar saya,knapa bisa begitu?..dulu saya siswa yg berisik,suka sekali menyepelekan tugas2 seorang wali kelas,dan malas mencatat di kelas.suatu ketika saya pada jam pelajaran matematika,saya bersikap acuh tak acuh,berisik,dan tidak melengkapi pekerjaan rumah-PR.alhasil saya langsung di tempeleng tanpa peringatan ha ha ha,apa sikap saya setelah ditempeleng?..saya tidak marah,dendam atau berusaha memusuhi guru kelas,susah hal seperti itu dilakukan siswa di masa sekarang.karena apa?...pada masa itu,ditanamkan setelah guru memberikan hukuman fisik yg seimbang dgn kesalahan,adalah guru dan muris kembali seperti tidak terjadi apa2,guru kembali menyapa dgn baik,dan murid jg demikian,dan ditanamkan hal seperti itu dari generasi ke generasi,bukti nyata adalah guru matematika kelas 2 pada masa itu yg terhormat bpk Razak,dari baturubuh,dia yg sudah emberikan saya cenderamata tempelengan keras ha ha ha ha,mau tau hasil yg saya rasakan dr hal tersebut di amsa sekarang ini?..jujur saya gk gampang menyerah,suka tantangan,dan keras tidak melempem dlm menghadapi semua cobaan,bagi siswa memang pd saat itu blm menerima manfaatnya,tapi yakin dan pasti ,dikemudian hari,ternyata itu bermanfaat dan berdampak positif,dan itu yg benar2 saya alami.saya tidak pernah juara kelas,saya selalu peringkat 20 keatas,tidak jarang suka membolos,nakal,bandel dan pemalas,tapi pada saat moment tempelengan itu mendarat sukses di pipi saya,disitu arah jalan hidup saya berkesan sampai sekarang,pernah 1 guru IPA BIOLOGI menampar saya juga,gara2 hanya saya seorang yg tidak bisa menjawab "zat kapur yg terkandung di cangkang kerang adalah?"....seingat saya itu pelajaran kelas 2 biologi,karea tempelengan itu,saya ingat sampai saya sekarang punya anak,zat kitin namanya ahahahahahahah..terimakasih bu guruku tercinta....untuk siswa dan siswi adik2 penerus bangsa,andai kalian kena jewer atau mungkin karena kesalahan yg terlalu fatal,tamparan bukanlah membuat kamu buruk,tapi kelak itu yg membuat kamu lebih tegar,saya sekarang punya usaha katakanlah berkecimpung di dunia Net,dan Game center di kota saya,mungkin alumni 1993-1995 ada yg tahu,nama saya Emas Ismaryanto,dulu rumah saya di wisma AL batuporon jalagatra.sekian dan teruslah berkarya.....bravo!!!!

    BalasHapus