Asal Usul Desa Pocong Tragah Bangkalan

Pada waktu dulu Desa ini belum ada namanya karena jumlah penduduk pada waktu itu masih belum banyak dan desa ini masih berupa hutan dan banyak semak belukar. Suatu waktu ada salah satu dari anggota warga disini meninggal dunia, sesuai adat istiadat yang ada warga yang meninggal di kebumikan (di kubur) layaknya orang meninggal dunia biasa.

Setelah malam tiba banyak warga masyarakat yang ketakutan karena ada pocongan(orang mati yang dibungkus kain kafan) yang berjalan kesana kemari melewati hutan-hutan, semak belukar dan pemukiman penduduk, kejadian ini berjalan sampai dengan 40 hari lamanya. 




Dengan kejadian ini salah satu tokoh warga masyarakat disini ada yang mempunyai kepandaian dalam hal yang gaib, sehingga dia tahu dan memberitahukan warga yang lain bahwa yang menjadi pocongan tersebut adalah warga yang meninggal dunia itu. Setelah 40 hari berjalan pocongan sudah tidak muncul lagi sehingga warga masyarakat sudah tenang dan tenteram kembali karena yang ditakuti sudah  tidak muncul kembali. Keadaan ini berjalan cukup lama tetapi suatu ketika ada warga yang meninggal dunia lagi dan malamnya ada hal yang sama muncul kembali yaitu pocongan yang berjalan kesana kemari lagi. 


Karena setiap ada orang meninggal dunia pasti menjadi pocongan, warga masyarakat sepakat membabat hutan dan semak belukar yang ada sehingga menjadi desa yang disebut Desa Pocong yang diambil dari cerita tersebut diatas... [DI]


Sumber : Pembakuan Nama Rupa Bumi Kabupaten bangkalan Tahun 2012
Photo Koleksi : Bangkalan Memory


Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
12 September 2017 13.54 ×

Siapa yg menjadi penanggung jawab cerita ini...tidak dipaparkan...

Selamat Queen naula dapat PERTAMAX...! Silahkan antri di pom terdekat heheheh...
Balas
avatar
admin
Thanks for your comment