Jukung Pagur, Jukung Kecil Bercadik Sebelah

Jukung Pagur (ada juga yang menyebut  Pakor) adalah jukung kecil yang diberi cadik pada sebelah sisinya saja. Jadi cadik sebelah ini sekaligus menjadi ciri khasnya. Jadi yang sebelah lagi tidak bercadik.

lstilah Maduranya "kater salaja“. Jukong Pagur hanya untuk memancing atau menjaring, baik menangkap ikan ataupun udang didekat pantai. Karena ber “kater salaja“, imbangan berat, layar, ataupun muatan kearah cadiknya. Jukong Pagur pada umumnya dipakai untuk 2 orang saja.

Bentuk jukung Pagur sebagai berikut :


Bentuk jukung Pagur sebenarnya banyak versi. Dalam uraian ini hanya digarnbarkan dua versi saia, yaitu Pagur Poday (sapudi) dan Pagur Legung. Kedua pagur tersebut dapat dilihat dalam foto nomer : 6 dibelakang. Tampak pagur Legung lurus saja. seperti Losongan. sedang Pagur Poday menampakkan lenggi persegi dengan tonjolan pada kedua ujungnya. Jukong Poday dalam banyak hal menampakkan kelebihan, yaitu dalam komponen dan konstruksinya.

Pagur bagian depannya agak membentuk persegi dengan gambaran seperti berikut :


Pada gambar tersebut tampak ”tajuk” tempat tambahan tali, dan bagaimana cadik sebelah itu “melekat". Tampak pulalesan cat berwarna hijau dan coklat ciri khasnya yang sekarang tak diikut dengan cermat lagi. Apabila kita lihat dari depan tampaknya dubawah nampak bangun badan yang agak persegi.


Pada bagian belakang nampak “mangkrengan“ untuk tempat pancer dan dayung ataupun apa saja yang akan dikeringkan... (IDR)


Sumber : 
Sulaiman BA, Perahu Madura (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1981/1982) 


0 Comments
Comments Tweets
Comments Facebook

0 komentar: